Mencari Sumber Konsistensi….

•November 14, 2008 • 8 Comments

to the top!

Siang itu, seorang pecinta alam baru saja mencapai puncak gunung. Pendakiannya selama dua hari yang dia lakukan seorang diri berakhir sukses. Dia telah menempuh perjalanan sulit di salah satu episode petualangannya. Untuk mencapai sukses itu, dia telah menempuh kesunyian seorang sendiri. Mendaki lereng gunung yang penuh semak belukar. Membelah rimba yang penuh dengan tantangan. Melihat jalan yang telah dilewatinya, sepertinya dialah perintis jalur itu. Sebuah petualangan yang paling mendebarkan dari pengalamannya selama ini. Petualangan yang penuh resiko. Tapi, itulah petualangan. Ada unsur spekulasi yang menguji nyali. Continue reading ‘Mencari Sumber Konsistensi….’

Advertisements

Berbagi Ketidaksempurnaan

•December 10, 2009 • 1 Comment

Kita mungkin tidak akan pernah melupakan satu kisah nyata yang mirip dongeng; tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Kematian Sang Puteri begitu mengharu biru dunia. Tercatat dua milyar lebih pasang mata menitikkan air mata pemakaman Sang Puteri. Larut dalam sedih dan kehilangan.

Continue reading ‘Berbagi Ketidaksempurnaan’

Belajarlah Menyatakan Cinta

•November 24, 2009 • 2 Comments

Suatu hari seorang sahabat duduk bersama Rasulullah saw. Kemudian seorang sahabat lain berlalu di depan mereka. Sahabat yang duduk bersama Rasulullah saw tadi berkata kepada beliau:

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mencintai orang itu.”

“Sudahkah engaku menyatakan cintamu padanya?” tanya Rasulullah saw.

“Belum, wahai Rasulullah,” kata sahabat itu.

”Pergilah menemui orang itu dan katakan bahwa kamu mencintainya,” kata Rasulullah saw. Continue reading ‘Belajarlah Menyatakan Cinta’

Pesan Gugurnya Sehelai Daun

•November 22, 2009 • 5 Comments

Pesan Gugurnya Sehelai Daun

”Dan kunci-kunci semua yang gaib ada padaNya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahuiNya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam kitab yang nyata

(Lauh Mahfuzh).” (QS. Al-An’am: 59)

Continue reading ‘Pesan Gugurnya Sehelai Daun’

Pelajaran dari Secangkir Kopi

•October 23, 2009 • Leave a Comment

Pagi itu, lima belas murid paling senior suatu pesantren duduk melingkar memenuhi ruang tamu sang guru yang sederhana tapi cukup luas. Mereka memenuhi undangan guru mereka. Suasana begitu tenang, setenang mereka yang menunggu keluarnya sang guru. 

Tidak lama kemudian, sang guru keluar dengan menjinjing teko besar. Tampak asap mengepul keluar dari lubang moncongnya. Aroma kopi yang semerbak mulai mulai menyebar. Para murid sudah membayangkan, betapa nikmat kopi hangat di saat pagi seperti itu. Apalagi jika ditemani pisang goreng yang juga hangat.

Continue reading ‘Pelajaran dari Secangkir Kopi’

Santun, Cara Menyikapi Sabda Alam

•October 16, 2009 • Leave a Comment

Bila masih mungkin, kita menorehkan batin

Atas nama jiwa dan hati tulus ikhlas

Mumpung masih ada kesempatan buat kita

Mengumpulkan bekal perjalanan abadi

Hoooodudu duouoo ouoo

Kita pasti ingat tragedi yang memilukan

Kenapa harus mereka yang tertimbun tanah

Tentu ada hikmah yang harus kita petik

Atas nama jiwa mari heningkan cipta

Kita mesti bersyukur

Bahwa kita masih diberi waktu

Entah sampai kapan

Tak ada yang bakal dapat menghitung

Hanya atas kasihNya

Hanya atas kehendakNya

Kita masih bertemu matahari

Kepada rumpun di lalang

Kepada bintang gemintang

Kita dapat mencoba meminjam catatannya

Sampai kapankah gerangan

Waktu yang masih tersisa

Semuanya menggeleng

Semuanya terdiam

Semuanya menjawab tak mengerti

Yang terbaik hanyalah

Segera bersujud

Mumpung kita masih di beri waktu

Masih Ada Waktu, Ebiet G. Ade

Continue reading ‘Santun, Cara Menyikapi Sabda Alam’

Sabda Alam Mengajak Kepada Keseimbangan

•October 16, 2009 • Leave a Comment

Kicau burung bernyanyi

Tanda buana membuka hari

Dan embun pun memudar Menyongsong fajar

Sejenak ku terlena Akan kehidupan yang fana

Nikmat alam semesta Nusa indah nirmala

Serasa pagi tersenyum mesra Tertiup bayu membangkit sukma

Adakah esok kan tersenyum jua Memberi hangatnya sejuta rasa

Sabda alam, menghanyutkan suasanaku

Kadangkala kebosanan mencekam jiwa

Sabda alam, berbuah kodrat tak tertahan

Rasa cinta, rasa nista berpadu satu

Continue reading ‘Sabda Alam Mengajak Kepada Keseimbangan’

Penyesalan; Energi Perbaikan Diri

•August 9, 2009 • Leave a Comment

Hingga usia yang menginjak kepala empat, saya sudah tak mampu menghitung dan mengingat berapa kali serta pada peristiwa apa saja saya merasakan penyesalan. Entah oleh suatu kesalahan kecil yang menimbulkan sesak penyesalan di dada hingga kesalahan yang menyebabkan sesal mencabik-cabik perasaan dengan sakit yang sulit saya lukiskan. Yang jelas, penyesalan yang saya rasakan hampir selalu identik dengan kesedihan dan kehilangan sesuatu yang saya rasakan sangat berharga dalam potongan-potongan hidup yang saya lewati. Sesuatu yang hilang itu bisa berupa waktu, kesehatan, peluang-peluang, atau hal-hal lain yang sebenarnya bisa memberikan banyak hal-hal berarti dalam hidup saya.

Continue reading ‘Penyesalan; Energi Perbaikan Diri’